Minggu Pagi, 06.00 Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.
Hei, kau tak apa ? jika sudah membaik hubungi aku secepatnya. aku akan mendengarkan ceritamu. apapun itu.
William Jefferson
Aku terhenyak. Pesan singkat yang Will kirim kepadaku memang menandakan bahwa ia semalam ingin menemuiku di mansion ini, tapi aku pergi. Ya, aku menemui Daniel, mantan kekasihku saat aku di Indonesia. Aku terdiam. Haruskah aku menemui Will saat ini? Sedang perasaanku berkecamuk tak menentu. Kenangan itu seolah berputar di otakku. Mencoba membelengguku satu persatu.
Namaku Charlotte Sapphire Hills. Terdengar aneh ya ? tapi aku suka dengan nama ini. Sapa aku dengan panggilan Char dan aku akan menoleh. Aku lahir dan di besarkan di Cambridge. Tempat tinggalku adalah lingkungan yang indah dan nyaman. Dan aku juga punya beberapa sahabat yang tinggalnya tak jauh dari rumahku, seperti Rose, Jean, dan Nancy. Namun, sebagai anak tunggal kadang aku kesepian, maklum saja, Dad -James Hills- keturunan Amerika dan bekerja sebagai adalah seorang Duta Besar Amerika. Sedang Mum -Arinna Hills-, adalah orang Indonesia. Mereka bertemu dan berpacaran saat kuliah di Harvard University. Untuk itu aku memutuskan untuk memelihara seekor kucing anggora bernama Sapphire. Ya, ku ambil nama tengahku karena matanya yang biru seperti sapphire, seperti mataku.